Memilih Investasi Saham

Praktisi Perbankan
Promo 12.12 Harbolnas goKampus University
Diskon sampai 50% (max. Rp150ribu). Berlaku sampai 31 Desember 2021. Kupon tidak bisa digabung dengan kupon lain.
Rachma Utami, S.E., M.AB
Pengajar
Transfer SKS
Kelas ini mempunyai nilai transfer 3 SKS
Pelajari lebih lanjut
Mendapatkan Sertifikat
[gokenrolled_learndash] murid mengikuti kelas ini
5 Video (1j 48m)
5 Materi PDF
Rp 149.000 Rp 299.000

Promo 12.12 Harbolnas goKampus University
Diskon sampai 50% (max. Rp150ribu). Berlaku sampai 31 Desember 2021. Kupon tidak bisa digabung dengan kupon lain.

Tentang Pelajaran Ini

Siapa di sini yang sudah “main” saham? Sejauh ini, menyenangkan gak main saham? Bagi kamu yang belum memahami apa itu saham, coba kita bedah yuk apa saja hal-hal menarik yang bisa didapatkan dari menanam saham.

Saham adalah salah satu instrumen pasar modal yang paling diminati investor karena memberikan tingkat keuntungan yang menarik. Bisa dibilang juga sebagai tanda penyertaan modal, bisa seorang atau sepihak (badan usaha), di suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Dengan modal tadi, pemegang saham memiliki klaim untuk mendapatkan dividen dari perusahaan, berdasarkan keputusan rapat umum pemegang saham (RUPS).

Gimana Sih Cara Main Saham Bagi Pemula?

Sebelum kamu terjun dalam dunia investasi saham, gak ada salahnya kamu mencoba beberapa tips sebagai berikut.

1. Tentukan Dulu Perusahaan Sekuritas

Langkah awal bagi kamu yang ingin membeli saham adalah menentukan perusahaan sekuritas tempat kamu bertransaksi. Soalnya, perusahaan sekuritas nantinya menjadi perantara kamu dalam jual-beli saham dan membantu proses pembukaan rekening pada Bursa Efek Indonesia (BEI). Kamu bisa pilih perusahaan sekuritas yang telah terdaftar dalam BEI. Untuk daftar lengkapnya, bisa cek melalui situs resmi Otoritas Bursa.

2. Buka Rekening Dana Nasabah

Kalau sudah, kamu bisa membuka rekening dana nasabah (RDN). RDN sendiri merupakan rekening yang dimiliki oleh para investor untuk melakukan transaksi jual-beli di pasar modal. Untuk membuka RDN, ada beberapa tahapannya, yaitu:

  • Siapkan dokumen atau berkas yang dibutuhkan. Misalnya, KTP untuk warga negara Indonesia (WNI) atau kartu izin tinggal terbatas (Kitas) dan passpor untuk warga negara asing (WNA).
  • Nomor pokok wajib pajak (NPWP). Jika pemohon merupakan pelajar yang belum memiliki NPWP, bisa melampirkan NPWP milik orang tua.
  • Fotokopi bagian depan buku tabungan yang kamu miliki dan siapkan materai sebanyak dua lembar.
  • Pilih sekuritas tempat kamu membuat rekening tersebut. Untuk ini, kamu bisa memilih bank sekuritas yang sudah mendapatkan pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  • Isi formulir dan seluruh informasi yang dibutuhkan. Selanjutnya, kamu dapat menyetorkan deposito awal pada RDN tersebut. Nilai setoran awal dari setiap bank sekuritas bisa berbeda ya. Biasanya, sekitar Rp100 ribu hingga Rp3 juta

3. Pilih Sahamnya

Kalau sudah punya RDN, kamu bisa pilih saham yang mau dibeli menggunakan aplikasi milik sekuritas. Tapi, sebelum membelinya dari sebuah perusahaan, pastikan kamu sudah membaca laporan keuangan dan hal-hal lain yang berhubungan dengan kinerja perusahaan tersebut ya! Soalnya, saham yang digunakan untuk investasi jangka panjang harus dipikirkan dengan baik. Kamu bisa membeli saham dari perusahaan yang memiliki nilai fundamental baik.

Bagi pemula, kamu bisa membeli saham blue chip atau emiten/perusahaan dengan track record yang bagus. Saham jenis ini nilainya cenderung naik dari tahun ke tahun sehingga cocok buat investasi jangka panjang.

4. Pantau Pasar

Tahap akhir, kamu pantau kondisi pasar dari waktu ke waktu. Kamu gak perlu mengecek portofolio setiap hari, cukup pantau dari sosial media atau media lain yang mengulas pergerakan harga setiap harinya. Gampang kan?

Oh iya, kamu juga bisa menambah investasi yang dimiliki dengan membelinya saat nilai pasar sedang turun, agar bisa mendapatkan keuntungan yang besar di kemudian hari.

Gimana? Tertarik buat terjun ke dunia saham? Kalau kamu mau mendalami ilmu-ilmu seputar investasi supaya makin moncer, kamu bisa ikutan kelas di goKampus university! Di kelas ini, kamu akan belajar gimana caranya memilih investasi saham dengan pengajar yang berpengalaman lebih dari 7 tahun di dunia perbankan! Asik kan!

Pelajaran Lainnya

Menu